Liputan6.com, Turin -
Dua klub raksasa Eropa, Real Madrid dan AC Milan dilaporkan tengah
mempertimbangkan nama Antonio Conte sebagai salah satu pelatih di musim
depan. Padahal, Madrid khususnya baru saja menunjuk legendanya Zinedine
Zidane sebagai pengganti Rafael Benitez.
Zidane hanya menyelesaikan masa bakti Benitez hingga Juli akhir musim
nanti. Dikutip dari Forza Italian Football, Selasa (12/1/2016), hal
tersebut membuka kemungkinan untuk pelatih lain masuk, termasuk Conte
yang selesai mendampingi Tim Nasional Italia di Piala Eropa 2016.
Tapi, niat klub pengoleksi 10 gelar Liga Champions tersebut tak bakal mulus karena mereka harus bertarung beberapa klub. Dari Serie A Liga Italia, ada AC Milan yang merindukan gelar Scudetto sejak 2011.
Pelatih Sinisa Mihajlovic kini mendapat tekanan dari media dan suporter karena belum mampu memperlihatkan kemajuan dalam prestasi Rossoneri. Selain Milan, Gazzetta dello Sport menulis sebetulnya ada Chelsea dan Manchester United yang juga mengincar Conte.
Conte memulai karier sebagai pelatih Timnas Italia usai membawa Juventus meraih gelar Scudetto tiga kali berturut-turut. Pria kelahiran Lecce itu bisa memikirkan ulang kontraknya dengan Azzurri. Tetapi, sepertinya Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berharap sang allenatore bisa bertahan setidaknya hingga Piala Dunia 2018 di Rusia selesai.
Baca Juga
Tapi, niat klub pengoleksi 10 gelar Liga Champions tersebut tak bakal mulus karena mereka harus bertarung beberapa klub. Dari Serie A Liga Italia, ada AC Milan yang merindukan gelar Scudetto sejak 2011.
Pelatih Sinisa Mihajlovic kini mendapat tekanan dari media dan suporter karena belum mampu memperlihatkan kemajuan dalam prestasi Rossoneri. Selain Milan, Gazzetta dello Sport menulis sebetulnya ada Chelsea dan Manchester United yang juga mengincar Conte.
Conte memulai karier sebagai pelatih Timnas Italia usai membawa Juventus meraih gelar Scudetto tiga kali berturut-turut. Pria kelahiran Lecce itu bisa memikirkan ulang kontraknya dengan Azzurri. Tetapi, sepertinya Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berharap sang allenatore bisa bertahan setidaknya hingga Piala Dunia 2018 di Rusia selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar