Penularan dari penyakit Typhus Abdominallis sangatlah
cepat, cukup kontak sama seseorang yang sedang menderita penyakit
Typhus Abdominallis, bisa juga melalui kurang bersihnya makanan juga
minuman, tempat penyimpanan susu atau malah susu sudah tercemar kotoran
yang tak nampak karena tidak rapatnya tempat penyimpanan, dan penyebab
terbesar dari penyebaran penyakit Typhus Abdominallis yaitu karena tempat pembuangan sampah yang tidak memenuhi syarat dan kondisi saniter jarang di bersihkan.
Gejala awal terjadinya atau timbulnya penyakit Typhus Abdominallis, yaitu:
- Awal demam belum terlalu tinggi yang kemudian akan meningkat hingga sangat tinggi, dan gejala awal ini timbul ketika minggu kedua dan minggu ketiga selama 7 hingga 10 hari lalu turun perlahan – lahan pada minggu ke empat;
- Berkurangnya nafsu makan bahkan akan hilang nafsu makan, jadinya akan membuat tubuh menjadi lemas sehingga berat badan akan berkurang;
- Otot terasa pegal dan nyeri;
- Buang air besar menjadi tidak teratur, bahkan bisa sembelit lalu diare;
- Sakit kepala yang sangat perih, menggigil, lalu akan keluar keringat dingin.
- Mual, perut terasa sakit, dan muntah – muntah;
- Batuk juga peradangan pada cabang tenggorokan;
- Timbulnya bercak beberapa yang kecil dengan warna merah dadu di daerah perut dan perut;
Gangguan yang biasa terjadi lainnya yaitu peradangan tulang,
radang hati, radang persendian, dan gangguan kejiwaan. Yang merupakan
paling berbahaya yaitu terjadinya kebocoran usus ataupun luka yang
sebelumnya keluarnya darah pada lubang pelepasan. Sedangkan kalau sudah
sampai terjadinya bocor pada usus lalu harus langsung di lakukan
penanganan operasi.
Teknik perawatan untuk penderita Typhus yaitu harus di rawat
dengan penanganan yang sangat baik supaya panas tinggi pada tubuh bisa
turun dengan secepatnya. Pertolongan pertama yang harus kamu lakukan
adalah turunkanlah panas tubuh dengan menggunakan kain basah dengan es
(dingin). Untuk makanan, maka berikanlah makanan yang mengandung cairan
juga gizi tinggi seperti sari buah, sop, dan banyak – banyaklah minum
air putih demi mencegah dehidrasi. Sedangkan kalau panas tubuh tetap
tinggi segera berikanlah obat antibiotik ataupun tumbuh-tumbuhan obat
yang terdapat efek antipiretik.
Pada dasarnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan
lebih rajin mencuci tangan sudah sangat cukup mencegah terjadinya
Typhus Abdominallis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar